4. Delima
Menurut Myers, kualitas antioksidan jus buah delima biasanya bahkan lebih tinggi daripada anggur merah dan teh hijau.
“Buah ini mengandung senyawa khusus seperti punicalagin, asam ellagic, antosianin, quercetin, dan katekin yang dapat membantu menurunkan peradangan dan mencegah penyakit kardiovaskular,” katanya.
Sebuah studi tahun 2017 di Molecules menyarankan bahwa buah delima mungkin memiliki sifat anti-kanker.
Baca Juga : Obat Sirup Disetop, Kasus Kematian Gagal Ginjal Akut Menurun
Sementara itu, studi tahun 2017 lainnya dalam Nutrients menemukan bahwa jus delima memiliki potensi terapeutik untuk mengobati berbagai macam penyakit radang kronis seperti penyakit radang usus, rheumatoid arthritis, gangguan metabolisme, dan kardiovaskular.
5. Rasberi
Rasberi tidak hanya buah super rendah gula dan tinggi serat, tetapi juga merupakan sumber antioksidan lain yang sangat baik seperti vitamin C, quercetin, dan asam ellagic.
“Rasberi mengandung mineral yang disebut mangan untuk membantu pengaturan gula darah dan meningkatkan kesehatan kulit maupun tulang,” kata Duffy.
“Ditambah lagi, rasberi juga merupakan sumber potasium yang baik untuk kesehatan jantung dan dapat membantu menurunkan tekanan darah,” imbuh dia.
Dapatkan berita dan informasi lengkap lainnya dengan cara klik http://hariannetwork.com













