Setelah obat sirup dihentikan penggunaannya, kasus gagal ginjal akut pada anak juga menurun. Hal ini mengindikasikan bahwa keputusan penghentian sementara obat sirup memberikan dampak yang positif.
Dikutip dari laman sehatnegeriku.kemkes.go.id, hingga 5 November 2022 terdapat 324 kasus gagal ginjal akut pada anak-anak dengan 102 telah dinyatakan sembuh, 194 meninggal, dan 28 masih dalam perawatan.
Terkini, kasus baru ditemukan pada 29 Oktober dan 1 November 2022. “Kasus baru minggu lalu terjadi di tanggal 29 Oktober dan 1 November. Itu karena pasien masih saja mengonsumsi obat sirup dari apotek,” ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin.
“Mohon bantuan para dinkes propinsi dan kabupaten/kota untuk kontrol pemberian obat di apotek dan bidan kita. Untuk melindungi para balita kita,” imbuhnya.
Penurunan angka kematian juga dikarenakan penggunaan antidotum fomepizole sebagai terapi pengobatan gagal ginjal akut pada anak. Obat tersebut saat ini sudah tersedia di 17 rumah sakit di 11 provinsi di Indonesia.
Dapatkan berita dan informasi lengkap lainnya dengan cara klik http://hariannetwork.com













